Pentingnya menjalin silaturahmi
Kultum
L
Luthfiah
6 Mei 2026
3 menit baca
2 views
اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ و...
اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِينَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ. أَمَّا بَعْدُ.
قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيمِ:
وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا
[سورة النساء: 1]
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي
Hadirin sekalian yang dimuliakan Allah Azza wa Jalla.
Terbang tinggi burung kenari,
Hinggap sebentar di dahan cemara.
Mari jalin hubungan yang lestari,
Agar hati damai tiada tara.
Sungguh, sebuah nasihat yang begitu mendasar, namun seringkali luput dari perhatian kita di tengah hiruk-pikuk kehidupan. Kehidupan yang kadang membuat kita begitu tenggelam dalam urusan pribadi, hingga melupakan tali persaudaraan yang telah Allah jalin untuk kita. Tema kita hari ini, hadirin sekalian, adalah tentang keagungan dan urgensi menjalin silaturahmi.
Silaturahmi, dalam makna yang paling luas, adalah menyambung hubungan kasih sayang, baik itu dengan keluarga, kerabat, tetangga, sahabat, bahkan dengan sesama muslim secara umum. Mengapa ini begitu penting? Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an Surah An-Nisa ayat pertama yang baru saja kita dengar, yang berarti: "Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu."
Betapa tegas peringatan Allah di sini, menyandingkan perintah bertakwa dengan perintah menjaga hubungan silaturahmi. Ini menunjukkan betapa agungnya kedudukan silaturahmi di sisi-Nya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim: "Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi."
Menjaga silaturahmi bukan sekadar basa-basi atau adat istiadat. Ini adalah perintah ilahi yang membawa berkah dunia akhirat. Seseorang yang senantiasa menjaga silaturahmi, doanya akan lebih mudah terkabul. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam: "Barangsiapa ingin diluaskan rezekinya dan ditangguhkan ajalnya, maka hendaklah ia menyambung silaturahmi." (HR. Bukhari dan Muslim). Bayangkan, sebuah amalan sederhana yang bisa memanjangkan usia dan meluaskan rezeki kita.
Pernahkah kita merenung, betapa banyak masalah yang timbul karena terputusnya hubungan? Saling curiga, permusuhan, dan hati yang keras. Sebaliknya, ketika kita berupaya menjalin kembali komunikasi, mengirimkan pesan singkat, menyapa, atau bahkan sekadar tersenyum tulus, dinding-dinding kesalahpahaman mulai runtuh. Hati yang dingin menjadi hangat kembali. Keberkahan pun mengalir.
Para ulama kita dahulu senantiasa menekankan pentingnya hal ini. Imam Al-Qurthubi rahimahullah pernah berkata, "Menyambung rahim adalah menyambung hubungan kekerabatan. Menjaga dan menyambungnya adalah dengan berbuat baik kepada mereka, menjenguk mereka jika sakit, menolong mereka jika kesulitan, dan berbagi kebahagiaan dan kesedihan mereka."
Hadirin yang dirahmati Allah, mari kita evaluasi diri. Kapan terakhir kali kita menghubungi paman kita yang di kampung? Kapan terakhir kali kita menanyakan kabar saudara yang sudah lama tak bersua? Sedikit usaha dari kita, seperti sebuah panggilan telepon singkat, sebuah pesan WhatsApp yang tulus, atau menyisihkan waktu untuk berkunjung, bisa menjadi jembatan yang menyambung kembali hati-hati yang mungkin mulai renggang. Jangan sampai kita kehilangan kesempatan emas untuk mendapatkan rahmat dan ridha Allah hanya karena gengsi atau kesibukan semu.
Mari kita jadikan momen ini sebagai pengingat. Mulai hari ini, luangkan waktu untuk menyambung tali silaturahmi. Balas setiap pesan, angkat setiap panggilan, dan usahakan untuk bertemu. Semoga Allah SWT senantiasa menganugerahkan kepada kita kekuatan untuk menjaga hubungan baik antar sesama, dan semoga kita termasuk orang-orang yang senantiasa dalam lindungan serta rahmat-Nya.
Jazakumullahu khairan.
وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ